Entah untuk ke berapa kalinya saya sulit memejamkan mata. Saya rindu tidur yang lelap. Sekarang mudah sekali terbangun di tengah malam, Ada saja yang dipikirkan...
Ekonomi semakin sulit, ditambah dengan dampak pandemi covid-19 efeknya sangat terasa sekali. Ruang gerak pun dibatasi dengan segala protokol kesehatan. Efek paling dominan gaji pun dapat diskon gara-gara corona ini.
Enrah kenapa sampai detik ini saya belum bisa menjadi seorang anak yang baik dan bisa membanggakan oraang tua bukan hanya bisanya merepotkan secara ekonomi. Saya tahu, apapun kebaikan yang saya lakukan, tidak akan bisa membalas air susu ibu..
Entah kenapa sampai saat ini saya belum bisa menjadi seroang suami dan ayah yang bisa dibanggakan..
Entah kenapa Allah berikan saya 3 anak. yang 2 dengan jarak yang sangat dekat, sehingga menyulitkan saya untuk mengambil langkah apapun dalam hidup.
Entah kenapa Allah berikan saya istri yg begitu baik, yang selalu menenangkan, selalu menggembirakan, dan super sabar
Suatu saat nanti saya ingin bisa istirahat dengan paripurna, tanpa harus memikirkan banyak hal yang menghujam hati.
Saya ingin katakan pada Allah bahwa saya lelah. Saya ingin hidup bersama istri dan anak-anak juga kedua orang tua saja, tapi apa saya mampu?
Penulis : Citrasena Wiwaha
Entah kenapa Allah berikan saya 3 anak. yang 2 dengan jarak yang sangat dekat, sehingga menyulitkan saya untuk mengambil langkah apapun dalam hidup.
Entah kenapa Allah berikan saya istri yg begitu baik, yang selalu menenangkan, selalu menggembirakan, dan super sabar
Suatu saat nanti saya ingin bisa istirahat dengan paripurna, tanpa harus memikirkan banyak hal yang menghujam hati.
Saya ingin katakan pada Allah bahwa saya lelah. Saya ingin hidup bersama istri dan anak-anak juga kedua orang tua saja, tapi apa saya mampu?
Penulis : Citrasena Wiwaha

0 Komentar